Bakpia Yogyakarta

Provinsi DI Yogyakarta
Komunal Pengetahuan Tradisional
Jenis Keterampilan dan Kemahiran Kerajinan Tradisional
Sub Jenis pengetahuan tradisional,
Kustodian (Masyarakat yang Memelihara)
Alias
Pelapor
Uraian Singkat Bakpia Yogyakarta merupakan produk akulturasi dari kudapan Cina. Bertahan hingga puluhan tahun, bahkan kemudian menjadi ikon Yogyakarta. Bakpia menjadi simbol pluralisme di kota tersebut. Kudapan dari kaum minoritas yang dikenal menggunakan bahan yang tidak dapat diterima oleh kaum mayoritas, mampu melakukan kompromi dan kemudian tidak hanya diterima tetapi juga dicintai. Keluwesan warga kota Yogyakarta menerima perbedaan sungguh terbukti dalam hal ini.Untuk pembuatan kulit Bakpia, gula dan garam dicampur lalu masukkan di dalam air diaduk hingga larut. Setelah itu masukkan tepung terigu sedikit demi sedikit lalu diaduk hingga menjadi adonan. Dalam proses pencampuran semua bahan ini paling lama diperlukan waktu setengah jam sampai kalis atau semua adonan tercampur. Isi dari Bakpia terbuat dari kacang hijau yang dipecah dan direndam selama 3 hari yang selanjutnya dicuci serta dikukus selama satu jam. Kemudian, dihaluskan dan dimasak dengan minyak, garam, dan gula pasir. Langkah terakhir yaitu membentuk adonan kulit yang diisi dengan kacang hijau dengan bentuk bulat pipih dan dipanggang kurang lebih 15-20 menit.
Gambar picture
Sumber / link https://warisanbudaya.kemdikbud.go.id/?newdetail&detailTetap=372